Jejak Lintasan mengeksplorasi estetika perlawatan dengan analogi “jejak lintasan harimau”. Yaitu, proses mencandra jarak, ruang dan waktu secara hikmat. Melintasi tempat-tempat inspiratif—sebagian besar terlupakan—di Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, Jawa, Bali, Lombok hingga Taiwan. Puisi-puisi di dalam buku ini dibangun dari analogi dan perspektif puitik jejak lintasan, sebuta ma…
Buku ini menghadirkan kepada kita pembahasan detil tentang sastra distopia beserta aspek dan wajah kompleksnya yang berkontribusi besar pada perkembangan kajian sastra, terutama dengan aksinya mempertanyakan kembali hierarki antara sastra populer dan sastra kanon. Analisis yang menggunakan konsep-konsep Deleuze dan Guattari terhadap novel-novel distopik populer di dunia seperti The Hunger Ga…
Buku ini membahas Ambivalensi, Hibriditas, dan Identitas Allah Jangpalsoe dan korbanja Kong Ek, Sya'ir jalanan kreta Api (1890) karya tan teng kie sebagai karya sastra pascamodernisme awal di Indoensia, fantasi ideoloi dan praspektif nyai pada novel kota medan penu dengan impian atawa nyai tertabur dengan emas karya juvenile kuo, hegemoni kekuasaan dalam cerita djeng soepiah karya sonja, formas…
TIDAK ADA NEW YORK HARI INI Tidak ada New York hari ini. Tidak ada New York kemarin. Aku sendiri dan tidak berada di sini Semua orang adalah orang lain. Bahasa ibu adalah kamar tidurku. Kupeluk tubuh sendiri. Dan cinta-kau tak ingin aku mematikan mata lampu. Jendela terbuka dan masa lampau memasukiku sebagai angin. Meriong. Meriang. Aku meriang. Kau yang panas di kening.…
"Sastra Rupa Publik" adalah dokumentasi kegiatan literasi dan seni rupa yang berpadu dalam konteks ruang publik, seperti yang terjadi dalam Joglitfest—sebuah festival sastra tahunan di Yogyakarta. Buku ini mengeksplorasi bagaimana karya sastra dapat hadir dan berinteraksi dengan masyarakat luas melalui media visual, performatif, serta ruang publik yang tidak konvensional.
Buku Susu dan Madu merupakan buku dengan banyak peminat yang masuk dalam kategori New York Times Best Seller. Kumpulan puisi tentang cinta, kehilangan, trauma, pelecehan, pemulihan, dan menjadi perempuan ini terbagi menjadi empat bagian. Antara lain luka, cinta, kehancuran, dan hari baru.
Antropologi Indonesia adalah jurnal peer‑review yang menyajikan analisis antropologis akademis tentang kehidupan sosial-budaya di nusantara. Ini bukan buku melainkan publikasi berkala dari Universitas Indonesia—menjadi sumber penting bagi penelitian antropologi di Indonesia.
kisah naratif berupa kumpulan tulis reflektif atau antropologis tentang kehidupan pascabencana dan upaya pemulihan.
Budaya Indis sebagai “anak haram” dari pertemuan budaya besar Barat–Timur memperlihatkan kompleksitas identitas sosial kontemporer di Indonesia. Lewat objek budaya sehari-hari—rumah, pakaian, ritual makan—buku ini membongkar bagaimana ketegangan kolonial telah menyatu menjadi mozaik budaya yang unik, kaya, dan terus relevan.
Diterjemahkan dari Media, culture and politics in Indonesia. Buku ini berisikan tentang pemahaman teks media sebagai rekaman/ catatan; di satu sisi sebagai sebuah budaya nasional dan hegemoni politik yang dikonstruksikan orde baru, dan di sisi lain sebagai aspirasi politik dan budaya yang kontradiktif dan menyimpang. Buku ini berisikan tentang lembaga dan kebijakan yang menentukan tontonan atau…