Hubungan ibu–anak: Inti cerita berfokus pada hubungan emosional antara “si ibu” dan “anak perempuannya”, yang ditulis secara intim dan personal. Meskipun waktunya penuh gejolak politik, rasa hormat dan kelekatan batin antar-nenek ini tetap dipertahankan, tanpa konflik tegas yang eksplisit. Identitas budaya: Tokoh anak—Kwei Lan atau Pertiwi—menghadapi tekanan perubahan budaya da…