"Di masa terkekang, setiap orang yang asal "berani" sudah menjadi seorang kreatif yang dipujikan. Tapi di masa keberanian bukan lagi menjadi ukuran nilai, ekspresi dituntut dengan standar takaran yang lebih tinggi." Putu Wijaya, budayawan, dramawan, penulis. "...menafsir Buruan Cium Gue! dengan Buruan Zinai Gue! adalah sebuah tafsir yang keliru. Tidak dengan sendirinya seorang cewek atau …