Naskah-naskah Ekonomi dan Filsafat 1844, juga dikenal sebagai Manus Kritik Ekonomi Marxis, adalah serangkaian catatan dan esai yang ditulis oleh Karl Marx pada tahun 1844. Naskah-naskah ini membahas isu-isu kunci seperti alienasi tenaga kerja, kapitalisme, dan hubungan antara ekonomi dan filsafat. Naskah-naskah ini menyoroti bagaimana sistem ekonomi kapitalis dapat merugikan pekerja dan menyeba…
Novel "Matahari di Hati Kami" (kemungkinan besar maksudnya adalah "Matahari" dari serial Bumi karya Tere Liye) adalah buku ketiga dalam serial tersebut, menceritakan petualangan Raib, Seli, dan Ali setelah kejadian di novel sebelumnya, "Bulan". Mereka menjelajahi Klan Bintang, menemukan teknologi canggih, dan menghadapi berbagai rintangan serta kejutan. Novel ini menyoroti persahabatan mereka, …
Menelaah manusia dalam perspektif filsafat pada dasarnya bukan hanya bertujuan untuk memahami hakikat manusia [siapakah sesungguhnya manusia itu?), tetapi juga untuk memahami diri sendiri (siapakah sesungguhnya aku yang sedang berpikir tentang manusia ini?) Upaya sejumlah filsuf dalam memahami manusia dan dirinya sendiri seperti itu sangat kentara di hampir setiap halaman buku ini. Oleh sebab i…
Dua seminar dalam rangka perkuliahan yang telah saya selenggarakan dalam semester genap 2001 yang lalu di STF (Sekolah Tinggi Filsafat) Driyarkara bukannya tanpa hubungan satu sama lain. Seminar Politeia dari Plato yang diadakan untuk para mahasiswa program magis-ter filsafat dan seminar dengan tema "Tindakan Politis - Hannah Arendt" yang diikuti oleh para mahasiswa S-1 berporos pada tradisi fi…
Sejak manusia muncul dari bayang-bayang kegelapan asal usulnya sebagai makhluk yang mencari makna lukisan-lukisan homo sapiens-sapiens puluhan ribu tahun lalu dalam gua-gua di Hoggar atau di Prancis Selatan menjadi saksı pencarian itu ia berusaha untuk mengerti. la ingin mengetahui mengapa Mengapa alam adalah sebagaimana ia mengalaminya, mengapa ia begitu memerlukan manusia lain, mengapa ia ad…
Buku ini merupakan kumpulan esai filsafat yang ditujukan untuk merespons tantangan purnamodernisme (postmodernisme akhir) dan membahas peran serta fungsi sosial filsafat dalam masyarakat pluralistis modern.
lmajinasi memang sering keliru ditafsirkan. Daerahnya dibatasi tak lebih jauh dari fantasi dan khayalan. Akibatnya, kekuatan imaji sebagai karakter fundamental pemikiran dan metodologi dikesampingkan dari wilayah ilmu-ilmu pengetahuan. Buku ini menghadirkan kembali karakter tersebut, mempertajam pemahaman kita akan imajinasi, serta membuka sebuah khazanah yang selama ini tersembunyi di balik pe…
In his outstanding autobiography, Konstantin Stanislavsky reveals his own ideas and experience. "The theatre is the finest medium of intercourse between nations. It reveals their most cherished aspirations. If only these aspirations were revealed more often ... the nations would shake hands, and lift their caps, instead of training guns on each other." -- Konstantin Stanislavsky "This wise and …