"Hei! Kenapa menggantungkan itu?" "Biar hujan nggak turun." "Memangnya kenapa kalau turun?" "Aku akan keburu mati sebelum aku bunuh diri." "Kamu mau bunuh diri?" "Ya, asal nggak hujan." "..." Itulah line pembuka yang mengisi halaman pertama buku ini. Line penting yang berpengaruh besar terhadap takdir tokoh-tokohnya, yang tentu saja berkaitan dengan hujan.Adalah Leo, seorang anak SMA y…
Buku ini merupakan kumpulan esai yang ditulis oleh M. Zamzam Fauzanafi sebagai akademisi sekaligus pegiat yang mendalami kajian antropologi visual. Melampaui Penglihatan dimaksudkan sebagai suatu upaya penafsiran budaya sehari-hari melalui detail citra media tontonan sebagai hasil; kerja kamera, mata penglihatan, visualitas, caption dan perbincangan mengenai penglihatan, pun pemaknaan di luar p…
Buku ini merupakan terjemahan dari Introduction to Communication Studies (edisi ke-2) karya John Fiske, seorang tokoh penting dalam kajian studi budaya dan komunikasi Dengan gaya pengantar yang lugas dan ilustratif, Fiske membedah teori-teori utama dalam studi budaya—khususnya media massa, semiotika, ideologi, serta isu gender, ras, dan kelas sosial—sehingga pembaca mampu mengupas makna b…
Ini adalah cerita tentang orang asing. Merasa asing dengan diri sendiri, membagi rahasia dengan orang asing, mencoba menarik perhatian orang asing, dan memengaruhi hidup orang-orang asing.
Saudara sekalian dan hadirin jang terhormat, atas nama Pengurus Orga-nisasi Pengarang Indonesia, kami utjapkan selamat datang dan terima kasih, karena saudara telah suka me-menuhi undangan kami untuk turut menghadiri malam pertemuan, malam diskusi ini. Pokok pembitjaraan atau pokok perdebatan malam hari ini, oleh Pengurus O.P.I. dilihat dari dua su-dut.
Keluarga bahagia—ayah, ibu, Bram (anak laki-laki), dan Ema (anak perempuan)—mengalami guncangan saat sang ayah mengalami stroke. Cerita menggali bagaimana mereka beradaptasi, saling mendukung, dan menemukan makna baru di tengah krisis kesehatan.
P.M. Laksono (2015) memperkenalkan konsep “Spektrum Budaya (Kita)”, yang memetakan kebudayaan dalam dua ranah: hal-hal visible (berwujud fisik, tangible) dan hal-hal invisible (tak berwujud, intangible) Menurutnya, budaya bukanlah sekadar sistem gagasan atau nilai, melainkan juga warisan dinamis yang terus mereproduksi identitas melalui praktik dan narasi.
"Miss, punya mobil?" "Nggak punya," Jeremy menghela napas "Makae, Miss itu kerjao sing rajin ben iso tuku mobil." Lah lo pikir gue di sini seharian sama lo ngapain tong?!! "Congratulations, Judith! Segar sekali buku ini!" (@amrazing) "Big lessons from little humans. Thanks, Judith, for the fresh read!" (@stephanyjosephine) Jika kamu membayangkan buku ini berisi kelakuan unik para #Cr…
Bismillaahir rahmaanir rahim Al Hamdulillaah, berkat inayah Allah telah dapat kami selesaikan se buah buku lagi yang berjudul "ETHIKA SEXUAL" Sebelumnya telah terbit pula buku kami "MORAL AGAMA DALAM KEHIDUPAN SEXUIL SUAMI ISTERI yang diterbitkan oleh penerbit "RAJA MURAH Pe kalongan. Kemudian setelah itu terbit lagi buku kami yang kedua berjudul "RUMAH TANGGAKU KEBUN AKHIRAKU" yang diterbit…
Edward Trencom has bumbled through life, relying on his trusty nose to turn the family cheese shop into the most celebrated fromagerie in England. But his world is turned upside down when he stumbles across a crate of family papers. To his horror, Edward discovers that nine previous generations of his family have come to sticky ends because of their noses. When he investigates further, Edward f…