Buku ini mengintegrasikan pemehaman teoritis terpenting dengan seri pembacaan tekstual yang brillian dalam wilayah kajiannya menunjukkan bagaimana sebenarnya cara melakukan cultural studies. Buku ini memberikan konstribusi dalam perdebatan yang berlangsung di seputar isu budaya dan politik.
The latest volume in the Projections series, focusing on New York's vibrant and unique film community. Following the success of Projections 10, in which Mike Figgis interviewed a host of Hollywood film-makers about the current state of the business, Projections 11 sets out to talk to those who have decided to live and work in the place many consider to be Hollywood's antithesis -- New York Cit…
Memandang sebuah foto artinya memandang melalui mata seorang fotografer. Tak pelak, seorang fotografer adalah seorang pengembara dalam semesta penampakan. Ia berjalan, memandang, dan memotret. Sedangkan kita hanya tinggal membuka mata di depan foto untuk melihat pemandangan yang sama. Dalam dunia fotografi, objek yang ingin ditunjukkan “ada” bentuknya. Berbeda dengan filsafat yang berarg…
Merosotnya pendapatan keluarga, lenyapnya berbagai harapan, menguapnya tabungan, dan kurangnya jaring pengaman sosial bagi banyak orang, dari jarak jauh setidaknya tampak mengarah pada peningkatan terjadinya "penyakit jiwa" di Jawa. Ketika tekanan sosial meningkat, dan pilihan-pilihan untuk mendapatkan keamanan kian berkurang, kian banyak orang yang mengalami tekanan turun ke jalan-jalan. Sejak…
Perang Jawa adalah salah satu pertempuran terbesar yang pernah dialami oleh Belanda selama masa pendudukannya di Nusantara. Pada masa itu, pasukan Belanda di bawah pimpinan Jenderal Hendrik Merkus De Kock. Belanda berusaha membungkam perlawanan pendudukJawa di bawah pimpinan Pangeran Diponegoro. Akibat perang ini, penduduk Jawa yang tewas mencapai 200.000 jiwa. Sementara korban tewas di pihak …
Jika ada yang mengatakan bahwa Indonesia dipenuhi oleh para pemalas, hipokrit, senang mengeluh, dan kerap mencari jalan pintas, itu berarti dia tidak benar-benar berjumpa dengan orang Indonesia. Hanya segelintir waktu yang diluangkan untuk bertemu kemudian mengambil kesimpulan secara terburu-buru.
Pengasuh TV di Indonesia ibarat "gentar" dan "gemetar" mendengar kata rating. Mengapa? Untuk memahaminya, bacalah buku ini. -- Jakob Oetama (Tokoh Pers) Orang awam menyangka rating adalah Tuhan nya para praktisi dan industri penyiaran. Salah! Rating bukan Tuhan, justru rating adalah hantu bagi praktisi dan industri penyiaran. Buku ini membuktikannya, hingga kesadaran kritis kita terjaga.…
Dalam puisinya, penyair ini membiarkan alusi menjadi alusi, tidak ketakutan kemudian menjadikannya sekadar catatan kaki, atau malah tergoda menjadikannya bahan pamer. Di sana-sini juga muncul empati sosial yang dideskripsikan dengan lembut. Pengendapan emosi, intensitas, dan kesubliman merupakan kekuatan manuskrip ini di samping kemampuan berbahasa yang baik.
WERE THERE ethnographic films before Robert Flaherty's Nanook of the Nini? This book began with this question some ten years ago, when I firs attempted to marry my interests in early cinema and ethnographic film. Strud by the dearth of material on ethnographic filmmaking from the early cinema period, I soon realized that the terrain I was entering, while intellectually stim ulating, was amorpho…