Buku ini awalnya merupakan skripsi yang ditulis Harun Suwardi di jurusan filmologi di fakultas film dan televisi IKJ tahun 1999. Tulisan ini kemudian diubah dalam bahasa yang lebih poopuler dan bahasanya lebih komunikatif bagi masyarakat. Buku ini memberikan kritik dan pemikirannya mengenai karya-karya film karya Nya Abbas Akup.
Buku ini mengulas lebih dari 40 buah film, keragaman film-film yang dibahasnya membuat buku ini sangat variatif dan tidak membosankan. Jika dilihat dari tahun produksi film-film yang ditontonnya, buku ini merentang masa selama 73 tahun! Dimulai dari film "City Lights" – Charlie Chaplin (1931) hingga Mengejar Matahari (2004). Jika dilihat dari negara pembuatnya, buku ini mengajak pembacanya un…
Buku yang merangkum delapan tulisan pengamat film dari Thailand, Malaysia, Singapura, dan Indonesia ini membincangkan sinema Asia Tenggara kontemporer dari dua perspektif: estetika dan produksi yang tentu saja berkelindan dengan proses-proses politik, sosial dan ekonomi di kawasan tersebut. Melihat panorama perfilman di Asia Tenggara pada akhirnya bagaikan meliahat penentuan siapa patut turun k…
Ideas of national identity, nationalism and transnationalism are now a central feature of contemporary film studies, as well as primary concerns for film-makers themselves. Embracing a range of national cinemas including Scotland, Poland, France, Turkey, Indonesia, India, Germany and America, Cinema and Nation considers the ways in which film production and reception are shaped by ideas of nati…
Deep Space Biru Kesaksian dan 17 Cerita Lainnya, sebuah antologi cerita pendek yang tulis oleh para peserta Penerima Beasiswa Sastra Akademi Kebudayaan Yogyakarta (AKY). Buku ini adalah buku pertama yang diterbitkan oleh AKY, di tulis oleh delapan belas orang yang terlibat dalam workshop penulisan, yakni: SM. Anasrullah, Setiawan Cahyo Nugroho, Eka Kurniawan, Gunawan Maryanto, EM Ali, Endah Sul…
The study of cinematic style has profoundly shaped our attitude toward movies. Style assigns films to a tradition, distinguishes a classic, and signals the arrival of a pathbreaking innovation. David Bordwell now shows how film scholars have attempted to explain stylistic continuity and change across the history of cinema.
UNTUK apakah seseorang menulis? Pertanyaan ini pernah dilontar-kan seseorang kepada saya, yang akhirnya menjadi pertanyaan saya sendiri, yang saya tujukan terhadap diri sendiri pula. Ya. Adakah sese-orang menulis puisi agar dia disebut sebagai penyiar? Adakah sese-orang menulis karya sastra agar dia mendapatkan predikat sastrawan? Adakah seseorang menulis kolom agar dia dijuluki sebagai kolumni…
Kumpulan peribahasa Indonesia yang dilengkapi dengan makna dan ajarannya. Disusun secara alvatis sehingga memudahkan pembaca untuk mempelajarinya. Merupakan kumpulan peribahasa Indonesia yang dilengkapi dengan makna dan ajarannya. Dengan keunggulan seperti itu, kami yakin buku ini akan menjadi satu-satunya referensi yang lengkap dan akurat. Sasaran pembaca buku ini sangat luas, yakni pelajar, m…
Buku ini memperluas wawasan dalam mendesain ruang wajah dan tata pameran seni rupa. Kajian di dalamnya berisi tentang pengertian dan jenis pameran, ruang pamer, karya seni , kreasi dan kurator, siasat public dan media massa, pembuatan portofolio perupa dan strategi teknis lainnya.
In the past stars have been studied as cogs in a mass entertainment industry selling desires and ideologies. But since the 1970s, new approaches have reopened debate, as film and cultural studies try to account for the active role of the star in producing meanings, pleasures, and identites for a diversity of audiences. Stardom brings together for the first time some of the major writing of the …