Buku
Sinema Indonesia
Film itu seumpama buah-buahan, ada yang suka apel, ada yang suka pisang. Dengan begitu sebenarnya susah menentukan film yang satu lebih baik dari yang lain," demikian seloroh Istvan Szabo, sutradara Hongaria, sewaktu menjadi ang gota juri Festival Berlin, Februari lalu.
Menentukan film terbaik, bagaimana pun, harus diputuskan. Dan memang. festival film kompetitif selalu membawa serta suasana tegang, namun juga ke-asyikan.
Di seluruh penjuru dunia ini ada duaratusan festival dengan segala aspirasi dan cara penyelenggaraannya. Dengan kata lain, tiap festival punya interes sen-diri punya warna politik sendiri. Dari keragamannya itulah, banyak festival yang tidak menekankan segi kompetisinya, melainkan misalnya dilandasi semangat penemuan terhadap film-film dari negri-negri yang kurang dikenal perkembangan sinemanya
Tidak tersedia versi lain