Perpustakaan Akademi Film Yogyakarta

NPP: 3471082A0000003

  • OPAC
  • CEK PEMINJAMAN
  • USUL BUKU
  • PRESENSI PENGUNJUNG
  • INFORMASI
  • ADMIN
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu
Image of Tahun yang tak pernah berakhir
Penanda Bagikan

Buku

Tahun yang tak pernah berakhir

John Roosa - Nama Orang; Ayu Ratih - Nama Orang; Hilmar Farid - Nama Orang;

Banyak buku mengenai peristiwa '65 telah terbit dengan menyajikan berbagai macam sudut pandang. Buku ini menawarkan suatu metode penelitian sejarah yang disebut sebagai 'sejarah lisan'. Sejarah lisan bukanlah istilah yang akrab di telinga banyak orang Indonesia. Mungkin istilah itu malah dianggap aneh karena pemahaman umum mengenai sejarah adalah studi tentang masa lalu berdasarkan dokumen tertulis. Ketika mendengar bahwa penelitian dalam buku ini dilakukan dengan cara wawancara lisan, banyak orang ragu, apakah tidak mungkin narasumber yang diwaawancarai berkata benar?
Pertanyaan ini mencerminkan persepsiyg terdistorsi mengenai penelitian dan penulisan sejarah. Jika dikatakan bahwa suatu penelitian sejarah dilakukan dengan meneliti arsip, maka tidak akan muncul pertanyaan serupa yang meragukan kebenaran arsip yang bersangkutan.
Metode penelitian yang dipakai dalam penyusunan esai-esai dalam buku ini mencoba untuk mengajukan ingatan sosial yang dimiliki oleh korban peristiwa '65. Yaitu ingatan sosial yang berbeda dengan ingatan sosial yang dibentuk oleh pemerintahan Soeharto selama ini. Buku ini menjadi semacam dokumentasi ingatan sosial korban yang selama ini tercerai di dalam kegelapan kebohongan. Kebanyakan korban ingin menentang ingatan sosial yang menganggap mereka sebagai setan dan pengkhianat. Mereka ingin mengungkapkan cerita bahwa mereka adalah orang baik, bermartabat, patriotik yang kemudian dikorbankan. Buku ini tidak lantas ingin menampilkan mereka sebagai malaikat, karena merekapun tidak ingin terlihat seperti itu. Mereka ditampilkan sebagai manusia, yang tidak lebih baik atau lebih buruk daripada manusia yang lain, yang tidak pantas diperlakukan seperti apa yang mereka alami. Prinsip para penyusun dan penulis buku ini sederhana saja: tak seorangpun, terlepas dari latar belaakng dan masa lalunya, boleh diculik, disiksa, diperkosa, dipaksa bekerja tanpa upah, ditembak mati, dan dikubur dalam kuburan massal atau ditahan tanpa pengadilan atas alasan apapun.


Ketersediaan
#
Perpustakaan AFY (900) 909 ROO t c.1
B00750
Tersedia
Informasi Detail
Judul Seri
-
No. Panggil
909 ROO t
Penerbit
Jakarta : Lembaga Sudi & Advokasi., 2004
Deskripsi Fisik
ix + 253 halaman; 26.5 cm
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
979-8981-26-x
Klasifikasi
909
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subjek
Buku Sejarah
Info Detail Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
John Roosa
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
Tidak Ada Data
Komentar

Anda harus masuk sebelum memberikan komentar

Perpustakaan Akademi Film Yogyakarta
  • OPAC
  • INFORMASI
  • PUSTAKAWAN
  • CEK PEMINJAMAN

Perpustakaan Akademi Film Yogyakarta

Jl. MT. Haryono No.23, Suryodiningratan, Kec. Mantrijeron, Kota Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta 55141


© 2026 — Perpustakaan Akademi Film Yogyakarta

Modified by AFY Library

SLiMS 9
Pilih Film yang Anda cari...
  • Film
  • Film TA
  • Film Dinas Kebudayaan
  • Film Dokumenter
Advanced Search