Buku
Impian dari negeri sampah
Rahma, anak seorang pemulung yang diajak oleh orang tuanya dari kampung halamannya di Karawang ke TPA Bantargebang ingin melanjutkan sekolah, tetapi tidak diijinkan oleh orang tuanya karena harus membantu memulung sampah. Kenekatannya mengi-kuti ajakan Juju sekolah di SMP SSB mengantarkannya untuk men-genal sekolah gubug yang sangat sederhana tetapi kreatif dan mengesankan. Walaupun sempat dipaksa pulang oleh bapaknya saat sedang sekolah, semangatnya tidak surut. Berkat penjelasan dan pendekatan dari Pak Dwi, kepala sekolah sekaligus gurunya, akh-irnya orang tuanya mengijinkan untuk sekolah di SSB.
Berbagai hambatan, tantangan dan rintangan berhasil ia lewati, sampai akhirnya lulus dari SMP SSB dengan ijazah Kejar Paket B.
Bersama tiga temannya yang tergabung dalam kelompok K42, Juju, Santi dan Siti mendapat beasiswa untuk melanjutkan sekolah formal di SMK, dan menjadi duta untuk ikut pertukaran pelajar ke Malaysia.
Semangatnya untuk terus sekolah dan melanjutkan kuliah, gayung bersambut saat tiga mahasiswa UI melakukan penelitian dan bimb-ingan di komplek pemulung Bantargebang. Akankan keinginan mereka berempat untuk kuliah terwujud?
Tidak tersedia versi lain