Buku
In the time of the butterflies
Pada 25 November 1960, tiga perempuan cantik bersaudari ditemukan tak bernyawa di dekat puing Jeep di dasar jurang sedalam 50 meter di kawasan pantai utara Republik Dominika. Koran resmi pemerintah melaporkan mereka tewas kecelakaan. Tak disebutkan bahwa saudari perempuan yang keempat masih hidup. Tak dijelaskan pula bahwa perempuan-perempuan bersaudari itu pemimpin gerakan perlawanan terhadap diktator Jenderal Rafael Trujillo yang telah berkuasa puluhan tahun di negeri itu. Tapi tak perlu. Semua orang tahu tentang Las Mariposaspara Kupu-kupu.
Di dalam novel luar biasa ini, keempat perempuan bersaudari ituMinerva, Patria, Maria Teresa, dan Ded (satu-satunya yang selamatmenceritakan kisah mereka tentang cinta, cita-cita, dan romantika hidup penuh bahaya dalam cengkeraman rezim otoriter yang kejam. Melalui imajinasi dan kata-kata Julia Alvarezpenulis asal Dominika yang kini menetap di Amerika Serikatyang menyentuh hati, para Kupu-kupu yang telah menjadi martir itu kini hidup kembali di dalam sebuah kisah indah tentang kasih sayang, keluarga, keberanian, harapan, dan perjuangan manusia di tengah penindasan.
Tidak tersedia versi lain