Yuda, "si iblis", seorang pemanjat tebing dan petaruh yang melecehkan nilai-nilai masyarakat. Parang Jati, "si malaikat", seorang pemuda berjari duabelas yang dibentuk oleh ayah angkatnya untuk menanggung duka dunia. Marja, "si manusia", seorang gadis bertubuh kuda feji dan berjiwa matahari. Mereka terlibat dalam segitiga cinta yang lembut, di antara pengalaman-pengalaman keras yang berawal …
Putting aside a lifetime of rivalry when they learn that their recently widowed father is planning to remarry a gold-digging woman, sisters Vera and Nadezhda find themselves outmaneuvered by their father's scheming fiancée, a situation that is compromised by a hurricane, family secrets, and their father's obsession with tractor history. 35,000 first printing.
Buku Kepribadian budaya bangsa
Inez pergi ke kampus dan bertemu dengan kekasihnya, Alvin, tetapi Inez sinis dengan hobi fotografi Alvin karena ia merasa perhatian Alvin tercurah penuh dengan kegemarannya itu hingga menomorduakan dirinya. Sepulangnya dari kampus, Alvin bertemu dengan Bayu serta kekasihnya, Amel. Amel masuk ke kampus untuk kuliah, sementara mereka berdua pergi ke rumah tua di tengah hutan untuk sesi fotografi.…
Manusia adalah pembuat sejarah. Pada Labad keduapuluh, kenyataan ini telah diakui oleh mereka yang berusaha mencari prinsip-prinsip yang mendasari perkembangan sejarah. Hal ini menjadi semakin jelas bahwa masa depan umat manusia bergantung pada penemuan-penemuannya. Manusia sibuk dengan usaha-usaha demi pertumbuhan tanaman pangan yang lebih baik dan pengembangbiakan ternak yang lebih produktif.…
LUNA cewek tomboy, cuek, slebor, dan tidak peduli dengan penampilannya. Namun demikian, tetep bisa jatuh cinta. Meskipun cintanya tidak mau diketahui si cowok yang tak lain sahabat deketnya sendiri yang biasa dipanggil jelek Desta. Karena Luna sadar akan kegila-gilaan Desta pada Angel. Makanya, dia lebih baik mengalah supaya jeleknya senang. Dia lebih baik meratapi nasib sendiri, daripada melih…
Kumpulan puisi Gendang Pengembara terdiri dari 2 bagian, yaitu Dalam Kabut Purba (86 puisi) dan Yang Selalu Kembali (87 puisi).
Ada seni menulis, ada seni membaca. Adalah seni membaca yang menentukan makna tulisan. Menghadapi cerita-cerita Ayu Weda, saya menerima cerita-ceritanya sebagai cerita berdasarkan pengalaman, penghayatan, dan pengamatan seorang perempuan Indonesia dalam perjuangan eksistensialnya—yakni mengada dengan cara menyatakannya. Cerita-cerita ini menunjukkan bagaimana subjek keluar-masuk dunia obje…
Buku Sekolah pasar rakyat