Variasi respons politik antara “kiai pesantren” dan “kiai langgar”, pola konflik dan integrasi, pola pergeseran aliansi politik dengan tokoh birokrasi, tokoh partai, dan kekuasaan ekonomi lokal adalah fakta klasik yang selalu memperoleh aktualisasinya. Pragmatisme kah ataukah komitmen terhadap umat?