SALAH satu tugas saya sewaktu jadi anak berusia delapan hingga sepuluh tahun, seldtar pertengahan tahun 1960-an, adalah mengantar baju ayah saya ke binatu tak jauh darl rumah di Semarang. Acap kali, saat saya datang meugambil pakaian bersih, baju ayah tersebut belum siap. Ada sebagian yang masih disetrika. Sekalian main, saya melihat Pak Tua pemi- lik binatu menyetrika sambil mendengarkan radio…