"Leila bercerita tentang kejujuran, keyakinan, tekad, prinsip dan pengorbanan...Banyak idiom dan metafor baru di samping padangan falsafi yang terasa baru karena pengungkapan yang baru. Sekalipun bermain dalam khayalan lukisan-lukisannya sangat kasat mata." H.B.Jassin, pengantar Malam Terakhir Edisi Pertama. "Dalam cerpen 'Air Suci Sita', ditulis di Jakarta 1987, Leila memulai ceritanya den…