Tamu di Tengah Malam Kudengar sleret pintu di tengah malam gerimis membungkus rahasia hanya aku yang tahu tanpa kehadiranmu Sisa malam terasa basah menjulangkan desah penantian begitu didamba Musim bermandikan dahaga diberinya kotak persegi panjang wangi namun pengap dan gelap disebutnya ranjang pengantin tempat mendekam arti hidupku